Saturday, March 19, 2016

Deploy Website Menggunakan Microsoft Azure

Halo semua~~



Dalam post ini, saya akan menjelaskan cara men-deploy website menggunakan salah satu fasilitas yang ada di Microsoft Azure. Untuk selengkapnya, silahkan membaca post ini ~~


Deploy Website Menggunakan Microsoft Azure


Microsoft Azure memiliki banyak kegunaan, salah satunya adalah deploying website milik kita sendiri. Dengan menggunakan fasilitas dari Microsoft Azure ini, situs yang kita luncurkan memiliki keamanan yang baik dan kita lebih mudah untuk mengontrol apa yang terjadi dengan situs yang kita luncurkan. Langsung saja, berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan untuk men-deploy website:
  1. Komputer yang terhubung dengan internet
  2. Web yang ingin di-deploy
  3. Akun Microsoft dan Microsoft Azure yang sudah berlangganan/subscribed (saya menggunakan langganan Dreamspark)

Membuat Web App


Setelah menyiapkan bahan-bahan di atas, tahap selanjutnya adalah masuk dan login ke website Azure, yaitu portal.azure.com. Login dengan menggunakan akun Microsoft Azure kalian.

Gambar 1. Login ke portal.azure.com



Di bagian kiri, klik "New", "Web + Mobile", dan pilih "Web App"

Gambar 2. Membuat Web App



Setelah berada di bagian "Web App", isi "App name" sesuai keinginan kalian. Nantinya, "App name" yang kalian isi akan diikuti oleh .azurewebsites.net. Misal, "App name" saya isikan dengan ryanratjani2, hasilnya adalah ryanratjani2.azurewebsites.net

Subscription-nya saya pilih Dreamspark karena saya sudah berlangganan Dreamspark.

"Resource Group" boleh diberi nama sesuai keinginan kalian. Fungsi dari "Resource Group" adalah untuk mengelompokan situs-situs apa saja yang sudah kita luncurkan agar lebih sistematis.

"Service Plan" pilih sesuai default saja (South Central US). "Service Plan" adalah tempat/server tempat kita men-deploy website. Boleh saja jika kalian ingin mengganti tempat dari "Service Plan." Pilih "New" dan isikan nama, tempat server, dan pricing tier-nya jika kalian ingin membuat "Service Plan" baru.

Jika hal-hal di atas sudah diisi, klik Create di bawah

Gambar 3. Klik Create untuk membuat Web App



Ini adalah tampilan settings setelah "Web App" dibuat. Untuk memastikannya, silahkan kunjungi website yang kalian buat.



Gambar 4. Tampilan settings dari Web App yang dibuat


Gambar 5. Tampilan URL Web App




Mengupload Website yang Dimiliki ke Web App Azure Melalui FTP


Setelah "Web App" dibuat, kita dapat mengisinya dengan keinginan kta. Sekarang, saya akan meng-upload template website yang saya dapat dari sini.

Pertama-tama, buka tampilan settings di portal.azure.com dari "Web App" yang sudah dibuat. Di tab "Settings", scroll ke bawah dan pilih "Deployment credentials" di bagian Publishing. Ganti FTP/deployment user name dengan keinginan kalian dan isikan juga password-nya.  Password yang diisikan harus mengandung dua dari tiga hal berikut: (1) huruf kapital, (2) huruf kecil, atau (3) angka. Klik save di atas jika sudah selesai.

Gambar 6. Ganti Deployment credentials


Selanjutnya, buka FTP Hostname yang ada di tab "Settings" menggunakan Internet Explorer (IE). Buka FTP site di Windows Explorer dengan cara klik "Page" di bagian kanan dan pilih "Open FTP Site in Windows Explorer."

Gambar 7. Copy link FTP Hostname


Gambar 8. Buka FTP site dari Internet Explorer



Untuk bagian "User name", masukkan "FTP/deplyoment username" dari tampilan "Settings" Azure sedangkan "Password" diisi dengan password yang kalian gunakan pada "Deployment credentials."

Gambar 9. Copy username
Gambar 10. Isi username dan passoword sesuai dengan Deployment credentials



Jika sudah berhasil, FTP site yang awalnya dibuka di IE dapat kita buka di Windows Explorer. Untuk mengganti tampilan URL Web App yang sudah dibuat, hapus file "hostingstart.html" di FTP site Windows Explorer dan masukkan file-file template website ke subfolder wwwroot.

Gambar 11. Tampilan FTP site via Windows Explorer

Gambar 12. Hapus hostingstar.html di subfoder wwwroot dan copy file-file template website

Gambar 13. Proses peng-copy/upload-an ke subfolder wwwroot



Setelah file-file ter-copy, buka URL Web App yang sudah kalian buat untuk memastikan apakah file-file template sudah ter-upload atau belum. Jika tampilannya berubah, itu artinya kalian telah berhasil meng-upload website dengan menggunakan FTP. Selamat~~

Gambar 14. Tampilan URL Web App yang baru



Sekian informasi mengenai tahap cara men-deploy website menggunakan Microsot Azure. Jika kalian ingin bertanya, silahkan tinggalkan komentar atau email ke saya. Semoga post ini bermanfaat untuk kita semua ^_^.









0 comments:

Post a Comment