Good night and welcome to my blog~~~
Mumpung lagi produktif, saya mau meneruskan posting-an terakhir saya.
Di post ini, saya akan menceritakan pengalaman saya mengenai seleksi ke-4, yaitu Interview with Regional or Country Lead MSP. Dilihat dari judulnya, saya akan bertemu dengan teman-teman dari MSP untuk di-interview.
It's so exciting guys. Bisa sampai ke tahap terakhir dari open recruitment MSPI adalah suatu kebanggan bagi diri saya sendiri. Seseorang yang bukan berasal dari background IT, bahkan dari rumpun sosial (komunikasi), bisa sampai di tahap ini. Dari awal dibukanya pendaftaran MSPI, saya sudah bertekad dan berkomitmen untuk mengikuti open recruitment ini dengan sungguh-sungguh :D
Okaaay, sekian intermezzo-nya, kita lanjut lagi ke pembahasan seleksi ke-4.
Setelah dinyatakan lolos ke tahap 4, para kandidat MSPI dibagi-bagi ke wilayah-wilayah untuk memudahkan interview. Saya dimasukkan di region Jabar 2. Jabar sendiri terbagi menjadi dua wilayah, yaitu Jabar 1 dan Jabar 2. Saya tidak tahu apa alasan Jabar dibagi menjadi dua wilayah, mungkin peminat MSPI dari region Jabar terbilang banyak. Meskipun terbagi menjadi dua wilayah, waktu dan tempat diadakannya interview dilakukan secara bersama-sama, yaitu pada hari Sabtu, 18 Juni 2016 di Ngopi Doeloe, Teuku Umar. Para kandidat MSPI sudah diberikan jadwal jam interview masing-masing, saya mendapat jadwal pukul 16.45 WIB.
Untuk menghadapi interview ini, saya mempelajari pertanyaan-pertanyaan umum yang biasa ditanyakan di wawancara magang atau beasiswa. Saya juga mempersiapkan hal-hal yang sudah saya pelajari di tahap sebelumnya, seperti pembuatan web apps. Selain itu, saya mempelajari teknologi-teknologi yang Microsoft buat dan mencari informasi mengenai Microsoft Student Partner, khususnya mengenai tiga pilar utama MSP, yaitu Adoption, Sharing, dan Influence.
Berbekal dengan kesiapan mental dan informasi, saya pun pergi ke tempat interview. Untuk teman-teman yang tidak dapat menghadiri interview, segera melapor ke Lead/Co-lead masing-masing region untuk diganti status interview-nya menjadi interview online, biasanya melalui Skype.
Sesampainya di lokasi interview, saya yang menggunakan pakaian formal (setelan wawancara beasiswa) bertemu dengan kandidat MSPI yang lain.
I'm the only one that wear formal suit
Itulah yang pertama kali ada di benak saya, bahkan teman-teman dari MSP pun tidak ada yang menggunakan pakaian formal. Entah ekspektasi saya yang terlalu tinggi atau bagaimana tetapi hal tersebut bukanlah masalah bagi saya, justru saya berharap menjadi nilai tambah dengan formalnya pakaian yang saya gunakan.
Singkat cerita, saya mendapat giliran untuk di-interview. Orang yang meng-interview saya adalah kak Felix. Beliau dengan ramah menyapa saya sehingga kegrogian saya pun berkurang. Pertanyaan pertama yang kak Felix tanyakan adalah "Dari mana? Bajunya rapi banget yah". hehe
Suasana saat interview terkesan santai dan semi formal. Pertanyaan yang kak Felix berikan juga tidak terlalu berkaitan dengan teknis, seperti "script X digunakan untuk apa". Pertanyaan yang dilontarkan berkaitan dengan tahapan seleksi yang sudah berjalan, seperti menjelaskan aplikasi yang dibuat pada Pimp-Up Your Skill. Pertanyaan lainnya berupa produk-produk Microsoft, kontribusi dan komitmen di MSPI, kemampuan coding, dan lain-lain. Momen yang paling saya ingat adalah saat saya bercerita bahwa saya bukan berasal dari background IT. Kak Felix terlihat sedikit kaget mendengar pernyataan tersebut. Hal itu saya gunakan untuk menceritakan bagaimana seseorang yang berasal dari luar background IT, bahkan dari rumpun sosial, dapat antusias dan ikut bersaing di open recruitment MSPI ini.
FYI, saya memang bercita-cita bekerja di hal-hal yang berkaitan dengan IT tetapi ada "kecelakaan yang berkah" saat saya di bangku SMA. Disebut kecelakaan karena orang-orang yang berkaitan dengan IT mayoritas berasal dari IPA sedangkan saya masuk ke jurusan IPS. Disebut berkah karena saya tidak menyesali masuknya saya ke IPS karena buktinya saya dapat ikut dan bersaing di oprec MSPI.
Interview berakhir. Kak Felix menghimbau kepada saya untuk tidak 'menghilang' jika sudah terpilih menjadi MSP. Ada hal yang meningkatkan antusiasme saya, yaitu saya sempat mendengar percakapan antara kak Felix dengan MSP lain tentang MSPI membutuhkan orang-orang yang berasal dari luar background IT. Terlepas dari benar tidaknya informasi tersebut, saya senang mendengar hal itu :D.
Sekian cerita saya mengenai seleksi tahap ke-4 ini. Semoga hasilnya adalah yang terbaik. Akan saya update lagi setelah pengumuman dari tahap ini keluar.
Tetap optimis dan have a good day ~~
Suasana saat interview terkesan santai dan semi formal. Pertanyaan yang kak Felix berikan juga tidak terlalu berkaitan dengan teknis, seperti "script X digunakan untuk apa". Pertanyaan yang dilontarkan berkaitan dengan tahapan seleksi yang sudah berjalan, seperti menjelaskan aplikasi yang dibuat pada Pimp-Up Your Skill. Pertanyaan lainnya berupa produk-produk Microsoft, kontribusi dan komitmen di MSPI, kemampuan coding, dan lain-lain. Momen yang paling saya ingat adalah saat saya bercerita bahwa saya bukan berasal dari background IT. Kak Felix terlihat sedikit kaget mendengar pernyataan tersebut. Hal itu saya gunakan untuk menceritakan bagaimana seseorang yang berasal dari luar background IT, bahkan dari rumpun sosial, dapat antusias dan ikut bersaing di open recruitment MSPI ini.
FYI, saya memang bercita-cita bekerja di hal-hal yang berkaitan dengan IT tetapi ada "kecelakaan yang berkah" saat saya di bangku SMA. Disebut kecelakaan karena orang-orang yang berkaitan dengan IT mayoritas berasal dari IPA sedangkan saya masuk ke jurusan IPS. Disebut berkah karena saya tidak menyesali masuknya saya ke IPS karena buktinya saya dapat ikut dan bersaing di oprec MSPI.
Interview berakhir. Kak Felix menghimbau kepada saya untuk tidak 'menghilang' jika sudah terpilih menjadi MSP. Ada hal yang meningkatkan antusiasme saya, yaitu saya sempat mendengar percakapan antara kak Felix dengan MSP lain tentang MSPI membutuhkan orang-orang yang berasal dari luar background IT. Terlepas dari benar tidaknya informasi tersebut, saya senang mendengar hal itu :D.
Sekian cerita saya mengenai seleksi tahap ke-4 ini. Semoga hasilnya adalah yang terbaik. Akan saya update lagi setelah pengumuman dari tahap ini keluar.
Tetap optimis dan have a good day ~~
0 comments:
Post a Comment